Selasa, 22 November 2016

memahami eyd dengan mudah

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

1. Kata Serapan
    1.      Kata adopsi 
    Contoh : film
    2.      Kata serapan 
    Contoh : sistem
    3.      Kata Terjemahan
    Contoh : up to date


2. Kata Baku
Sistem, nasihat, hakikat, kualitas, kuantitas, elite, apotek, antre, sekadar, teknik, antarkota.

3. Gabungan Kata
A. Gabungan kata mendapat imbuhan di awal atau di akhir ditulis terpisah.
Contoh : bertamnggung jawab, berkembang biak, bertutur kata.
B. Gabungan kata mendapat imbuhan di awal dan di akhir.
Contoh : Ditumbuhkembangkan, dihabiskan.
C. Gabungan kata tidak menadapat imbuhan di awal dan di akhir ditulis terpisah.
Contoh : Sebar luas, tumbuh kembang.
Note :
1. Kata Maha jika diikuti kata dasar wajib ditulis serangkai, kecuali Esa.
    Contoh : Mahakuasa
2. Kata Maha jika diikuti kata kompleks (imbuhan) ditulis terpisah.
    Contoh : Maha penyayang, Maha pengampun, Maha pelindung.

4. Jumlah
A. Jika angka terdiri dari satu kata atau dua kata wajib ditulis huruf.
Contoh : Dua puluh (20)
B. Bila angka dibaca lebih dari tiga maka ditulis angka.
Contoh : 450
C. Bila angka menuju perincian wajib ditulis angka
Contoh : Adik membeli 5 ekor semur, dan 3 butir beras.

Partikel
A. lah, -kah, tah ditulis serangkai
Contoh : Apakah, bilakah.
B. Per
Fungsi : Jika sebagai imbuhan ditulis serangkai
Jika sebagai partikel pengganti demi, tiap, mulai ditulis terpisah 
contoh : Gaji PNS naik 20% per Juni 2017
Julio memberi 200 keping emas per kepala.
C. Pun
Adapun, Andaipun, Ataupun,
Betapapu, Bagaimanapun, Biarpun,
Kalaupun, Kendatipun
Meskipun, Maupun,
Sungguhpun, Sekalipun
Walaupun

Note :
Bertemu kata antar, non, dasa, pasca, swa, tuna, ditulis serangkai. Kecuali berhubungan dengan agama.

5. Huruf Kapital
Singkatan : “Subabanagejagesa”
1. Suku
Contoh : suku Batak
2. Bangsa
    Contoh : bangsa Indonesia
3. Bahasa
    Contoh : bahasa Indonesia
4. Nama
    Contoh : Julio Yeremia Panjaitan
                   J.Y.P
5. Gelar
    Contoh : Julio Panjaitan S.Pd
6. Jabatan
    Contoh : Direktur Julio
    Presiden Jokowi Dodo
7. Geografis
    Contoh : Sungai Bilah
     Samudra Hindia
     Pantai Kuta
8. Sapaan
    Diakhiri tanda tanya (?) , tanda seru (!)
    Contoh : Malam, Pak.
     Apa kabar, Dik?
Note :
Nama hari, bulan, tahun, Gusti Raden Mas (GRM), Gusti Raden Ayu (GRA), Teuku, Cut.

6. Tanda Titik
A.  Digunakan pada saat akhir kalimat (.)
B. Digunakan dalam singkatan
a. Sapaan
 Contoh : Ny, Mr, Nn.
b. Jabatan
 Contoh : Kep, Dir.
c. Pangkat
 Contoh : Let, Kol
d. Singkatan umum
 Contoh : a.n, u.b, dll.
Note :
1. Tanda titik tidak boleh dibubuhi pada unsur kimia, nilai mata uang, ukuran.
    Contoh : Cr, Rp. 250.000,00 , 5 km (kilometer)
2. Tanda titik menuju jam 
    Contoh : 05.00
3. Tanda titik menuju jangka waktu
    Contoh : 07.00-07.02

7. Penulisan Judul
A. Semua awal ditulis huruf kapital kecuali kata tugas (yang, di, dalam, bagi, tentang) ditulis huruf keci.
B. Bertemu kata ulang utuh wajib kapital
    Contoh : Buku-Buku
C. Kata ulang sebagian, kata kedua kecil
     Contoh : Berbisik-bisik
D. Kata depan menuju arah atau tempat dipisah kecuali di awal.
     Contoh : di Rumah
EYD-2
      1.      Tanda koma (,)
Fungsi :
            a. Perincian
                contoh : Bella membeli 4 kg jeruk, 8 kg apel, dan 9 kg buah pir.
            b. Petikan langsung
                contoh : Kata Bella, “Dari mana saja, Kamu?” 
            c. Alamat
                contoh : Jalan Urip No 12, Rantauprapat.
            e. Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat
                contoh : Ketika hujan turun, Ani datang.
            f. Kata penghubung pertentangan (tetapi, meskipun)
                contoh : Dia pintar, meskipun dia miskin.
            g. Nama (daftar pustaka), dibalik
                contoh : Feronika, Wirana
      2.      Tanda hubung (-)
Fungsi :
            a. Penanggalan 
                contoh : 29-11-1999
            b. Kata ulang
                contoh : rumah-rumah
            c. Suku kata 
                contoh : a-khi-ri
            d. Memperjelas maksud
                contoh : atap (rumah-baru) → Rumahnya yang baru, bukan atapnya
                               (istri-polisi) ramah →Istri polisinya yang ramah, bukan polisinya
            e.  Imbuhan + angka
                contoh : ke-17
            f.  Angka + imbuhan
                contoh : 40-an
            g. Imbuhan + kata asing
                contoh : meng-upload


      3.      Tanda pisah (--)
Fungsi :
            a. Ke + aposisi
                contoh : Julio – Siswa Methodist 2 – mengikuti UN.
            b. Membatasi kalimat tambahan
                contoh : Rumah itu – jika saya bersihkan – pasti bersih .
            c. Di antara
                1. fungsi sampai dengan. 
                    Contoh : 4 – 6 Februari 2017.

      4.      Titik dua (:)
Fungsi :
`           a. Kalimat lengkap → S + P + O
                contoh : Ibu   membeli   buah-buahan : jeruk, apel, mangga, kelengkeng
                                S          P                  O
            b. Teks drama
                contoh : Ayam : Liburan tahun ini kamu ke mana?
                              Ikan    : Belum tahu, kalau kamu?
                              Ayam : Kalau aku ke Singapura. Kalau gak ada halangan sih.
            c. Memisahkan judul dengan anak judul
                contoh : Psikologi Anak : Perkembangan Anak
            d. Ayat Alkitab
                contoh : Amsal 3 : 26


Tidak ada komentar:

Posting Komentar